• +62811-220-2776/ +62811-220-3776
  • daqubandung@sdqi.sch.id
  • Ujung Berung, Bandung, Jawa Barat
KEGIATAN
Shalat Idul Adha Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Bandung

Shalat Idul Adha Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Bandung

Bandung_DaquNews

Rangkaian kegiatan Idul Adha Sabtu 10 Dzulhijjah tahun 1441 H atau bertepatan dengan tanggal 31 Juli 2020 M, di Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Bandung berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu  karena kegiatan  tersebut dilaksanakan pada saat bersamaan terjadinya wabah Covid-19.

“Dalam kegiatan Idul Adha tahun 1441 H/ 2020 M ini kami mencoba menjalankan setiap langkah dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan,”  kata  Ketua Panitia Idul Adha Ustadz Sunaryo, S.Hum.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Adha diawali dengan takbir keliling bersama dengan TPQ dan TPA Kecamatan Ujungberung. Tahun ini urung dilaksanakan dikarenakan kondisi keamanan dan kesehatan yang belum memungkinkan akibat pandemi covid-19 sejak bulan maret.

Namun di tengah suasana yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan takbir keliling, para santri dan asatidz tetap melaksanakan takbiran di area masjid At-Taqwa dengan penuh suka cita.

Adapun  kegiatan shalat Idul Adha  yang biasa dilaksanakan  di lapangan halaman masjid At-Taqwa dengan tetap memperhatikan standar protokoler kesehatan yang diterapkan Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Bandung bagi seluruh jamaah yang terdiri dari santri, asdatidz berserta keluarga dan civitas akademika dengan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki area shalat, penggunaan hand sanitizer dan phsyichal distancing shaf shalat.  

Kegiatan Shalat Idul Adha dimulai pukul 06.30 wib diawali dengan mengumandangkan takbir, tahlil dan tahmid oleh para jamaah. Bertindak selaku imam dan khotib dalam shalat Idul Adha kali ini adalah Kyai Bambang Priyanto, S.Pd.I., selaku kepala bagian kerumah tanggaan Pesantren Tahfzh Daarul Qur’an Bandung.

Dalam khutbahnya, khotib mengajak para jamaah untuk meneledani perjuangan Nabi Ibrahim As dan puteranya yaitu Nabi Ismail As. Keduanya menunjukkan kepada kita agar senantiasa mengedepankan cinta kepada Allah dibanding cinta kepada lainnya.

“Kisah Nabi Ibrahim ‘alaihissalam di atas mengajarkan kepada kita bahwa beragama adalah pengorbanan melawan hawa nafsu yang ada di dalam diri kita masing-masing. Beragama adalah usaha menjadikan diri kita sebagai manusia seutuhnya, yakni manusia yang tidak diperbudak oleh nafsu atau manusia lainnya, melainkan manusia yang menghamba dengan seutuhnya di hadapan Allah subhanahu wata’ala”.Penjelasan khotib.

Ketua DKM masjid At-Taqwa Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Bandung Achmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd.menjelaskan,  pelaksanaan shalat Idul Adha telah diupayakan untuk mengacu pada Surat Edaran Pemerintah dan dikuatkan dengan himbauan dari Pengasuh Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Bandung, tentang Pelaksanaan Kegiatan Idul Adha Dalam Situasi Wabah Bencana Non Alam Covid 19, dimana  dalam persiapan maupun kegiatannya  mendapatkan dukungan penuh dari pihak Kelurahan Pasanggrahanmaupun Kecamatan Ujungberung. Sedangkan untuk aspek kesehatan mendapatkan  supervisi dari pihak Dinas Kesehatan Kota Bandung.

“Idul Adha kali ini memang serba berbeda, namun tidak meninggalkan esensi dari Hari Raya Idul Adha 2020. Suasana kita sambut dengan gegap gempita, namun tetap waspada dan ikuti arahan protokoler kesehatan”. Ujarnya.@2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *